SEMARANG — Perkembangan teknologi informasi menuntut sektor pendidikan untuk terus beradaptasi melalui digitalisasi. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tengah menempuh program magang di Vrasmedia IT Solution berhasil mengembangkan platform sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System) inovatif bernama "Kelas Bisa". Proyek ini dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi manajemen perkuliahan dan interaksi akademik secara waktu nyata (real-time).
Menjawab Tantangan Administrasi Akademik
Proses administrasi konvensional sering kali menghadapi kendala sinkronisasi data. Platform "Kelas Bisa" hadir sebagai solusi digital terpadu melalui tiga fitur unggulan:
-
Kalender Akademik Waktu Nyata: Sinkronisasi otomatis jadwal kuliah dan tenggat tugas tanpa jeda.
-
Manajemen Kelas: Memudahkan pengajar mendistribusikan materi dan memantau progres mahasiswa.
-
Dasbor Interaktif: Antarmuka pengguna yang praktis untuk mengakses seluruh aktivitas dalam satu halaman utama.

Pendekatan Desain UI/UX yang Humanis
Dalam proses pengembangannya di Vrasmedia IT Solution, aspek desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) dan pengalaman pengguna (User Experience/UX) menjadi pilar utama agar sistem mudah diakses oleh seluruh sivitas akademika.
Proses ini melibatkan bimbingan intensif melalui pertemuan daring berkala untuk melakukan peninjauan proyek (project review) bersama mentor industri.

Melalui riset pengguna, pemetaan proses bisnis, dan pembuatan kerangka rancangan layar (wireframe), tim berhasil merumuskan tata letak yang ergonomis serta tipografi dengan tingkat keterbacaan tinggi.
Implementasi Teknologi React
Dari aspek teknis, platform ini menggunakan struktur kode berbasis React (sebuah pustaka JavaScript untuk membangun antarmuka) guna menghasilkan arsitektur sistem yang modular dan responsif di berbagai perangkat. Keselarasan antara estetika antarmuka dan keandalan kode menghasilkan performa platform yang tinggi dan fungsional.
Pengalaman Magang dan Dampak Nyata
Pengembangan platform "Kelas Bisa" memberikan pengalaman industri yang sangat bernilai dalam mengasah kemampuan teknis maupun kolaborasi tim. Sebagai penutup masa bakti, kegiatan penarikan mahasiswa magang dilakukan secara formal sebagai simbol serah terima hasil kerja.

Kehadiran platform "Kelas Bisa" diharapkan mampu menjadi pemantik inovasi digital selanjutnya di lingkungan perguruan tinggi demi menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inklusif, efektif, dan efisien.