Rizki Haryditya Putra — mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang, berhasil menunjukkan kontribusi nyata dalam dunia teknologi informasi. Melalui program Magang Industri Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) semester genap tahun akademik 2025/2026, mahasiswa terlibat aktif dalam mentransformasi pelayanan publik berbasis digital di PT Anugrah Inovasi Digital selaku mitra industri. Di bawah bimbingan Nugroho Dwi Saputro, S.Kom., M.Kom. selaku Dosen Pembimbing Lapangan, serta pengawasan dari monitor industri, proses pengembangan teknologi ini diselaraskan dengan standar kebutuhan instansi dan capaian pembelajaran akademik.

Kembangkan Modul Akuntansi PAMSIMAS dan Aplikasi Mobile
Fokus utama mahasiswa selama masa magang berpusat pada siklus pengembangan perangkat lunak (software development). Salah satu proyek strategis yang ia garap adalah integrasi sistem Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ke dalam platform PROTADES milik mitra. Dalam proyek berskala besar ini, mahasiswa ikut berkontribusi dalam membangun dasbor admin berbasis web yang mencakup berbagai modul penting:
- Modul Keuangan Digital: Mengembangkan fitur Setup Saldo Awal, susunan akun (Chart of Accounts), jurnal umum, hingga pencatatan aset beserta penyusutannya. Sistem ini dirancang dengan kalkulasi otomatis untuk menghasilkan laporan keuangan akurat seperti Neraca, Laba Rugi, dan Arus Kas.
- Aplikasi Bergerak (Mobile Application) Petugas: Ikut serta merancang aplikasi Android untuk petugas lapangan yang dilengkapi fitur pemindai (scanning) nomor meteran digital guna meminimalkan kesalahan input manual.
- Metode Pembayaran QR Code: Mengimplementasikan fitur pembayaran digital berbasis Quick Response Code (QR Code) langsung di dalam aplikasi petugas untuk mempermudah transaksi masyarakat.
Sebelum sistem diserahkan kepada pengguna, mahasiswa menerapkan metode pengujian fungsional (functional testing) secara menyeluruh untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan kode (bug) agar aplikasi berjalan optimal. Selain proyek Pamsimas, kompetensi pemrograman mahasiswa juga diasah untuk berkontribusi dalam beberapa proyek aplikasi lain yang berjalan secara simultan:
- Aplikasi Travel Lintang Waluku Trans: Mahasiswa merancang tampilan dasbor menggunakan framework Bootstrap agar ramah pengguna (user-friendly), membangun struktur basis data MySQL, hingga mengimplementasikan logika Create, Read, Update, and Delete (CRUD) untuk pengelolaan data perjalanan secara dinamis.
- Sistem Absensi Digital Multi-Role: Mahasiswa terlibat dalam pembuatan dokumen kebutuhan sistem fungsional dan nonfungsional, merancang diagram alur (flowchart), Use Case Diagram, hingga Entity Relationship Diagram (ERD) untuk memisahkan hak akses antara admin dan karyawan.
Sosialisasi dan Implementasi Aplikasi Desa Digital

Tidak hanya bekerja di balik layar komputer, mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang ini juga terjun langsung ke lapangan untuk mendukung program digitalisasi administrasi desa. Di awal masa magang, mahasiswa membantu merapikan dokumen pertanahan Buku Letter C desa ke dalam folder arsip digital demi efisiensi pencarian data. Ia juga memproduksi media informasi edukatif berupa presentasi PowerPoint (PPT) ProTades Cyber, pamflet, serta video tutorial registrasi aplikasi Desa Digital Indonesia (DEDI). Puncak aktivitas lapangannya ditandai dengan keikutsertaan mahasiswa dalam mendampingi tim mitra mensosialisasikan implementasi sistem Desa Digital langsung kepada perangkat desa dan masyarakat di wilayah Desa Bumiayu, Desa Wanar, dan Desa Sendangkulon.
Bekal Berharga Menuju Dunia Kerja Profesional
Magang Industri Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini memberikan pengalaman industri yang luar biasa bagi mahasiswa. Selain menajamkan keterampilan teknis (hard skills) di bidang rekayasa perangkat lunak, kegiatan ini juga melatih kemampuan nonteknis (soft skills) miliknya, seperti kerja sama tim, komunikasi publik, pemecahan masalah (problem solving), serta manajemen waktu di bawah ritme kerja profesional. Pengalaman intensif ini menjadi pijakan kokoh bagi mahasiswa untuk bersiap menjadi lulusan Informatika Universitas PGRI Semarang yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di era digital setelah menyelesaikan studinya nantinya.
