Ande Kresna - mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI (UPGRIS) Semarang berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem kiosk berbasis web di PT BPR Bank Pemalang (Perseroda). Sistem ini tidak hanya menyajikan informasi statis, tetapi juga dilengkapi kecerdasan buatan (AI) dan sistem manajemen konten (CMS) untuk memudahkan pengelolaan data oleh pihak bank.
Proyek yang dijalankan selama Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada semester genap 2025/2026 ini bertujuan untuk menjawab tantangan layanan digital di bank daerah tersebut. Berdasarkan observasi, PT BPR Bank Pemalang membutuhkan media layanan mandiri yang cepat, interaktif, dan mudah diakses tanpa harus selalu bergantung pada customer service.
Fitur Lengkap untuk Nasabah dan Admin
Ande Kresna selaku perancang sistem menjelaskan bahwa aplikasi kiosk digital ini dibangun menggunakan teknologi HTML, CSS, JavaScript, Bootstrap, Node.js, MySQL, dan yang terbaru, integrasi dengan Google Gemini API sebagai fitur AI Chat.
“Sistem ini kami desain khusus untuk memudahkan nasabah dalam mengakses informasi secara mandiri. Mereka bisa mengambil nomor antrean, mengisi survei harian, mengajukan pinjaman atau deposito, bahkan menghitung estimasi bunga tanpa harus mengantre di loket,” ujar Ande saat mempresentasikan laporan akhir di hadapan dosen pembimbing dan pihak bank, Jumat (17/4/2026).
Fitur unggulan pada sisi nasabah meliputi:

- Layanan Antrean Mandiri – Nasabah dapat memilih jenis layanan (teller, customer service) dan mencetak nomor antrean sendiri.
- Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) – Terintegrasi dengan standar Peraturan Menteri PAN-RB untuk mengukur kualitas pelayanan bank.
- Pengajuan Pinjaman & Deposito Online – Nasabah dapat mengirimkan permohonan awal langsung dari kiosk.
- Simulasi Estimasi Bunga – Membantu nasabah menghitung potensi bunga pinjaman atau deposito.
- AI Chat (Gemini API) – Sebagai asisten virtual yang mampu menjawab pertanyaan umum seputar produk, jam operasional, dan prosedur bank secara otomatis.
Sementara dari sisi pengelola, pihak bank diberikan panel admin yang komprehensif. Melalui CMS ini, admin dapat mengelola berita, produk, banner promosi, memantau data survei, mengatur panggilan antrean, mengekspor laporan ke PDF/Excel.

Hasil Uji Coba Lumayan Memuaskan
Sebelum dinyatakan layak pakai, sistem ini diuji menggunakan metode Black Box Testing terhadap 25 skenario fungsional. Hasilnya, 100 persen fitur berjalan sesuai harapan. Mulai dari proses login, input data pengajuan, hingga integrasi AI Chat dinyatakan berhasil namun masih dalam tahap uji coba untuk hosting.
Selain itu, dilakukan pula uji penerimaan pengguna (User Acceptance Testing) yang melibatkan perwakilan karyawan bank dan nasabah. Dari aspek kemudahan penggunaan, sistem mendapat nilai rata-rata 4,6 dari skala 5, sementara aspek manfaat sistem mencapai 4,8. Secara keseluruhan, rata-rata nilai kepuasan mencapai 4,6 dengan kategori “Sangat Baik”.
“Tampilannya modern, tombolnya besar dan mudah disentuh. Sangat cocok untuk lansia yang ingin cek informasi sendiri,” demikian salah satu tanggapan penguji yang tercatat dalam laporan.
Dukungan Penuh dari Kampus dan Mitra Industri
Pembimbing Lapangan dari PT BPR Bank Pemalang (Perseroda), Ananda Satria Utama, menyatakan bahwa sistem kiosk digital ini akan menjadi langkah awal digitalisasi layanan informasi di bank tersebut. “Kami berharap sistem ini dapat mengurangi beban customer service dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar, sekaligus memberikan pengalaman modern bagi nasabah, dengan adanya sistem ini sangat memudahkan kami dalam menjalankan sistem layanan.” tuturnya.

Rekomendasi Pengembangan ke Depan
Saat ini, sistem yang dirancang oleh Ande Kresna tersebut telah resmi diimplementasikan dan aktif beroperasi secara nyata di PT BPR Bank Pemalang (Perseroda). Layanan ini hadir ganda dalam bentuk perangkat fisik komputasi berupa kiosk tablet yang diletakkan di area pelayanan nasabah, serta versi platform web interaktif yang aktif diakses secara real-time.
Meskipun sistem telah berjalan dengan baik dan sukses melayani operasional harian, Ande Kresna memberikan beberapa saran untuk pengembangan selanjutnya. Ia merekomendasikan penambahan fitur notifikasi real-time (misalnya via WhatsApp), peningkatan keamanan data, serta audit log untuk memantau aktivitas admin. “Ke depan, sistem ini juga bisa dikoneksikan dengan sistem inti perbankan (core banking) untuk layanan yang lebih terintegrasi,” tambahnya.
Dengan terselesaikannya proyek ini, PT BPR Bank Pemalang (Perseroda) kini memiliki sebuah solusi kiosk digital modern yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan kepuasan nasabah di era transformasi digital.
Tentang Penulis:
Ande Kresna adalah mahasiswa semester akhir Program Studi Informatika, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang. Laporan PKL berjudul “Perancangan Sistem Kiosk Berbasis Web pada Layanan di Bank BPR Pemalang” salah satu syarat kelulusan mata kuliah Praktik Kerja Lapangan.
