PEMALANGย - Amiril Fatkhul Rohman NPMย 23670069, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), mendapatkan kesempatan berharga menjalani program magang diย Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, tepatnya di Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), pada periodeย 27 Januari hingga 16 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah pendampingan akademik dari Nur Latifah Dwi Mutiara Sari, S.Kom., M.Kom.
Terjun Langsung dalam Pengembangan Sistem Daerah
Di bawah bimbingan Kepala Bidang Aptika, Bapak Ade Yulioko, A.Md.Kom., S.E., mahasiswa tidak sekadar menjadi pengamat. Mereka terlibat penuh sejak tahap awal, mulai dari merancang arsitektur data, menulis kode program, hingga menghubungkan tampilan aplikasi dengan server pusat milik daerah melalui teknologi REST API.
Portal Pemalang sebagai Solusi Layanan Digital Terpadu
Pencapaian utama dari magang ini adalah keberhasilan merancang dan membangun aplikasi mobile bernama Portal Pemalang menggunakan framework Flutter. Aplikasi ini hadir untuk menjawab permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat Kabupaten Pemalang, yaitu informasi daerah yang selama ini masih tersebar di berbagai situs web berbeda sehingga sulit diakses secara praktis.
Portal Pemalang dirancang sebagai pusat informasi dan layanan digital yang menyatukan berbagai kebutuhan warga dalam satu aplikasi. Halaman utama aplikasi menyambut pengguna dengan tampilan yang ramah, dilengkapi kotak pencarian interaktif dan slider gambar promosi tempat wisata terbaru yang dapat digeser. Dari halaman ini, pengguna dapat langsung mengakses tiga layanan utama, yaitu informasi berita daerah, direktori tempat wisata, serta agenda kegiatan pemerintah.

Pada fitur berita, aplikasi menampilkan daftar berita terkini Kabupaten Pemalang dalam format kartu yang memuat gambar, judul, dan tanggal terbit secara otomatis. Sementara itu, fitur direktori wisata menyajikan informasi lengkap setiap destinasi, mulai dari foto lokasi, alamat yang terhubung dengan peta, jam operasional, hingga harga tiket masuk. Selain itu, tersedia pula fitur Portal Layanan Terpadu yang memungkinkan warga mengakses berbagai layanan publik seperti Izin Online, E-Retribusi, Sidekem, dan PPID langsung dari dalam aplikasi tanpa perlu berpindah ke browser lain.
Secara teknis, seluruh data yang tampil di aplikasi ditarik secara otomatis dari tiga jalur API milik Diskominfo, yaitu API Berita, API Agenda, dan API Direktori Tempat . Data dalam format JSON tersebut diolah menggunakan metode State Management berbasis Provider sehingga tampilan layar selalu menampilkan informasi terbaru dari server. Pendekatan ini membuat aplikasi tetap ringan di perangkat pengguna karena tidak memerlukan database internal. Seluruh fitur aplikasi telah diuji menggunakan metode Black Box Testing dan dinyatakan berjalan dengan baik.
Pengalaman Berharga dan Kolaborasi Antarkampus
Melalui proyek nyata ini, keahlian mahasiswa dalam pengembangan aplikasi mobile menggunakan Flutter dan pengelolaan API semakin terasah. Mahasiswa juga mendapat pengalaman menerapkan Clean Architecture agar kode program terstruktur rapi dan mudah dikembangkan lebih lanjut. Kolaborasi pun terjalin erat bersama rekan mahasiswa magang dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui diskusi teknis pengembangan sistem.

Selain kemampuan teknis, kemampuan komunikasi profesional, kedisiplinan, dan perluasan jaringan dengan para praktisi pemerintahan pun ikut berkembang, termasuk melalui kegiatan rutin Jumat Bersih bersama seluruh staf Diskominfo Pemalang.

Langkah Nyata Mahasiswa untuk Masyarakat
Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Informatika UPGRIS mampu menghasilkan karya teknologi yang berdampak nyata bagi kemajuan daerah, bahkan sebelum resmi menyandang gelar sarjana. Pendidikan tinggi yang sesungguhnya bukan hanya soal nilai di atas kertas, melainkan keberanian untuk turun langsung, menciptakan solusi, dan berkontribusi bagi masyarakat luas.