SEMARANG — Irwan, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dengan NPM 23670065, sukses merampungkan program Magang Kerja Magang Industri selama kurang lebih tiga bulan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Moedal Kota Semarang. Berlangsung dari 20 Januari hingga 16 April 2026, kegiatan magang ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu teknologi informasi secara langsung guna mendorong transformasi digital di instansi pelayanan publik sekaligus menjembatani teori perkuliahan dengan realitas industri.
Penempatan Strategis di Lini Pengembangan Perangkat Lunak
Selama pelaksanaan magang, Irwan mendapat penempatan yang sangat relevan dengan bidang keahliannya, yaitu pada Satuan Kerja Pengembangan Program, terkhusus di Sub Bagian PTI Software. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) vital yang mengelola penyediaan air bersih di Kota Semarang sejak tahun 1911, lingkungan kerja di Perumda Tirta Moedal menuntut adaptasi tinggi terhadap ritme kerja profesional. Di bawah bimbingan mentor industri, Bapak Ade Fajr Ariav, S.Kom., Irwan berkesempatan belajar langsung mengenai tata cara mengelola serta mengamankan sistem informasi instansi berskala besar.

Aktif Berkontribusi dalam Pengembangan Proyek Riil
Menjalani rutinitas kerja dari Senin sampai Jumat, Irwan terlibat penuh dalam pengerjaan proyek riil perusahaan. Ia tidak hanya mengamati, melainkan ikut berkontribusi aktif mulai dari analisis kebutuhan operasional pengguna, penyusunan logika bisnis, hingga proses coding dan debugging. Pengalaman langsung di lapangan ini melatih Irwan untuk senantiasa berpikir kritis, bertanggung jawab atas kualitas produk yang dihasilkan, serta disiplin dalam memenuhi target kerja yang terstruktur.
Inovasi dari Bangku Magang: Smart Guest Management System (SIGATA)
Pencapaian utama dalam program ini adalah keberhasilan Irwan merancang dan membangun Smart Guest Management System (SIGATA), sebuah aplikasi buku tamu digital. Inovasi ini lahir dari pengamatan terhadap prosedur pencatatan kunjungan konvensional berbasis buku fisik yang rentan kehilangan data dan menyulitkan pemantauan secara real-time.
Aplikasi SIGATA dirancang secara sistematis untuk mengotomatisasi seluruh alur manajemen kunjungan, mulai dari pengisian identitas tamu di gerbang depan oleh petugas keamanan hingga koordinasi jadwal yang terintegrasi langsung dengan satuan kerja tujuan. Sistem ini dikembangkan dengan mengutamakan kemudahan operasional (user-friendly interface) tanpa mengesampingkan aspek perlindungan data internal perusahaan. Melalui sistem digital ini, proses rekapitulasi data menjadi praktis, pelacakan riwayat tamu berlangsung cepat, dan pemantauan operasional kantor pusat maupun cabang menjadi lebih transparan serta terpusat. Proyek akhir ini juga sukses dipresentasikan langsung di hadapan mentor industri.
Dampak Nyata dan Sinergi Positif Industri-Akademik
Pengalaman ini memberikan dampak signifikan bagi pengembangan diri Irwan, baik dalam mengasah hard skill seperti rekayasa sistem dan manajemen basis data, maupun soft skill berupa komunikasi profesional dan manajemen waktu. Kolaborasi antara UPGRIS dan Perumda Tirta Moedal ini mencerminkan sinergi positif dalam mencetak lulusan Informatika yang kompeten, adaptif, dan siap menjadi pelaku utama transformasi digital di dunia kerja nyata.
