SEMARANG โ Dalam rangka meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi digital di lingkungan instansi pelayanan publik, Randi Kurniawan, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), sukses mengembangkan Platform Digital Link Repository Berbasis Framework Laravel di Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang.

Pengembangan ini dilakukan selama masa Magang Industri yang berlangsung dari Januari hingga April 2026 di Bidang Pengembangan Program PDAM Tirta Moedal, di bawah bimbingan pembimbing lapangan Bapak Ade Fajr Ariav, S.Kom., serta dosen pembimbing kampus Bapak Bambang Agus Herlambang, S.Kom., M.Kom.
Proyek ini lahir dari kebutuhan nyata yang dihadapi instansi, yaitu pengelolaan tautan digital yang selama ini tidak terpusat, sulit dipantau, dan tidak efisien untuk dibagikan antar pegawai. URL yang panjang dan tersebar di berbagai platform komunikasi internal kerap menyulitkan pegawai dalam mengakses sumber daya digital secara cepat dan terorganisir. Atas dasar itulah, Randi merancang dan membangun platform manajemen tautan terintegrasi yang diberi nama PortLink.
Platform PortLink mencakup dua modul utama. Pertama, modul ShortLink yang memungkinkan pegawai mempersingkat URL panjang menjadi tautan pendek yang mudah dibagikan, dilengkapi dengan fitur kustomisasi kode tautan, penambahan judul dan deskripsi, serta QR Code otomatis yang dapat diunduh langsung dalam format PNG. Kedua, modul Linktree yang memungkinkan setiap pegawai membuat halaman bio-link terpusat berisi berbagai tautan penting dalam satu halaman yang dapat dikustomisasi, lengkap dengan foto profil, tema warna, dan statistik kunjungan per tautan.
Selain kedua modul utama tersebut, platform ini juga dilengkapi dengan dashboard analitik yang menampilkan grafik kunjungan secara real-time dengan pilihan rentang waktu mulai dari tiga jam hingga tiga bulan. Sistem autentikasi diintegrasikan langsung dengan API internal PDAM Tirta Moedal sehingga pegawai dapat mengakses platform menggunakan kredensial kepegawaian yang sudah dimiliki tanpa perlu mendaftarkan akun baru. Keamanan sistem diperkuat melalui mekanisme enkripsi SHA-256, proteksi Cross-Site Scripting (XSS), dan sistem cache autentikasi berlapis yang menjaga performa platform tetap optimal.
"Platform ini diharapkan dapat menyederhanakan pengelolaan tautan digital di lingkungan PDAM sekaligus memperkuat keamanan akses melalui sistem autentikasi dan enkripsi berlapis yang terintegrasi dengan portal kepegawaian," ujar Randi dalam laporan evaluasinya.
Pengembangan platform dilakukan menggunakan metode Prototype yang bersifat iteratif selama 14 minggu aktif, mulai dari perancangan database dan integrasi API, hingga kontainerisasi menggunakan Docker untuk memastikan konsistensi lingkungan pengembangan dan kemudahan proses deployment di masa mendatang.

Melalui pengembangan platform PortLink ini, PDAM Tirta Moedal kini memiliki solusi manajemen tautan digital yang efisien, terpusat, dan siap mendukung kebutuhan operasional sehari-hari. Proyek ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia akademik dan dunia kerja melalui program Magang Industri mampu menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah langsung bagi instansi mitra.