Semarang โ Nabil Ulil Albab, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang dengan NPM 23670010, melaksanakan kegiatan Magang Industri di PT Jala Lintas Media Semarang pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan magang tersebut berfokus pada pengembangan sistem marketplace berbasis web untuk mendukung efektivitas penawaran produk dan pengawasan sales di lingkungan JLM.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing Aris Tri Jaka Harjanta, S.Kom., M.Kom., serta pembimbing lapangan Iftachul Asyhar. Berdasarkan halaman pengesahan laporan, kegiatan tersebut tercatat disahkan di Semarang pada 16 April 2026 dengan judul โImplementasi Sistem Marketplace Berbasis Web dalam Meningkatkan Efektivitas Penawaran Produk dan Pengawasan Sales pada Jala Lintas Media.โ

PT Jala Lintas Media merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan internet, akses jaringan, dan solusi ICT. Situs resmi JLM menjelaskan bahwa perusahaan ini menyediakan layanan akses internet dan jaringan untuk segmen individu maupun bisnis, serta menempatkan ICT sebagai fondasi dalam mendukung transformasi digital.

Selama menjalani magang, Nabil tidak hanya mempelajari aspek teknis, tetapi juga memahami proses bisnis, pemasaran, dan operasional perusahaan. Dalam refleksi kegiatannya, ia menjelaskan bahwa salah satu pengalaman yang diperoleh adalah memahami alur pengelolaan perangkat seperti router dan ONT, termasuk penanganan perangkat yang mengalami kerusakan. Perangkat yang rusak tidak langsung dibuang, tetapi dikembalikan ke gudang untuk diperiksa kembali apakah masih dapat diperbaiki, di-refurbish, dan digunakan kembali.

Selain itu, Nabil juga mempelajari penerapan alur kerja dan SOP perusahaan, termasuk kegiatan stock opname yang dilakukan setiap bulan. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi data dan transparansi keluar-masuk barang di lingkungan perusahaan.
Kontribusi utama dalam kegiatan magang ini adalah pengembangan Sistem Informasi Marketplace Internal B2B. Sistem tersebut dirancang untuk mendigitalisasi proses pengadaan merchandise dan alat operasional korporasi yang sebelumnya masih terkendala birokrasi manual dan potensi anomali data. Dalam laporan magangnya, sistem ini dikembangkan sebagai platform terpusat untuk membantu proses penawaran produk, distribusi merchandise, serta pengawasan aktivitas sales.
Sistem marketplace internal tersebut dikembangkan menggunakan metode Waterfall dengan dukungan teknologi Python, Django 4.2.3, SQLite, Bootstrap 5, dan AJAX. Dari sisi keamanan dan integritas data, sistem menerapkan Role-Based Access Control atau RBAC, jejak audit melalui soft delete, serta perlindungan dari race condition menggunakan select_for_update dan transaksi atomik pada proses checkout.
Dalam perancangannya, sistem ini memiliki beberapa modul utama, yaitu accounts, merchandise, orders, inventory, dan dashboard. Pendekatan tersebut digunakan agar sistem memiliki struktur yang jelas, stabil, dan sesuai dengan kebutuhan operasional tim sales serta marketing communication atau marcom.
Marketplace internal ini berperan sebagai katalog digital terintegrasi. Sistem membantu tim sales dalam memilih merchandise sesuai paket langganan, mencatat sirkulasi produk, serta memantau kebutuhan maintenance secara lebih terarah. Dengan adanya sistem ini, proses yang sebelumnya bergantung pada pencatatan manual dapat diarahkan menjadi lebih terstruktur dan berbasis data.

Selain pengembangan sistem, Nabil juga memperoleh pengalaman di bidang marketing. Ia mempelajari strategi pemasaran digital maupun konvensional, seperti pemasangan banner dan penyelenggaraan event. Strategi tersebut dipahami dalam konteks operasional jaringan, termasuk keterbatasan jangkauan seperti radius Optical Distribution Point atau ODP.
Pengalaman lain yang diperoleh adalah keterlibatan dalam proses ekspansi jaringan di wilayah Tlogosari. Dalam refleksinya, Nabil menjelaskan bahwa proses ekspansi tersebut dilakukan per RW dan memberikan pengalaman lapangan yang menantang. Ia juga mempelajari strategi ekspansi melalui kerja sama dengan retail sebagai sales point, serta program add-on berupa cashback tahunan yang digunakan untuk menarik minat pelanggan.


Dari sisi pengujian, laporan magang menyebutkan bahwa pengujian fungsionalitas menggunakan Django TestCase mencapai tingkat keberhasilan 100% pada logika inti sistem. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan telah diuji secara fungsional dan dinyatakan stabil dalam ruang lingkup pengujian yang dilakukan pada laporan.
Kegiatan magang ini memberikan pengalaman teknis dan nonteknis bagi mahasiswa. Dari sisi teknis, Nabil memperoleh pengalaman terkait pengembangan aplikasi web, pengelolaan data, keamanan sistem, dan integritas transaksi. Dari sisi nonteknis, ia memahami pentingnya branding produk, personal branding, strategi pemasaran, alur operasional perusahaan, serta koordinasi kerja di lingkungan industri.
Secara keseluruhan, kegiatan Magang Industri di PT Jala Lintas Media Semarang menjadi pengalaman yang mendukung penguatan kompetensi mahasiswa Informatika UPGRIS dalam menghadapi dunia kerja. Melalui pengembangan marketplace internal dan keterlibatan dalam aktivitas operasional perusahaan, Nabil memperoleh pemahaman bahwa teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat teknis, tetapi juga dapat menjadi solusi untuk mendukung efisiensi bisnis, pengawasan sales, dan strategi pemasaran perusahaan.