Pemalang โ Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dani Aminudin, melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Randudongkal. Dalam kegiatan tersebut, Dani berhasil mengembangkan sebuah aplikasi berbasis Android bernama Mobile Evidence yang dirancang untuk mendukung proses pelaporan kegiatan Security dan Cleaning Service secara digital. Pengembangan aplikasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di lingkungan perusahaan.
Selama pelaksanaan PKL, dilakukan observasi terhadap proses pelaporan kegiatan harian yang berjalan di PT PLN (Persero) ULP Randudongkal. Hasil observasi menunjukkan bahwa pelaporan kegiatan Security dan Cleaning Service masih dilakukan melalui aplikasi WhatsApp dengan cara mengirimkan foto kegiatan beserta deskripsi pekerjaan kepada supervisor. Meskipun mudah digunakan, metode tersebut memiliki beberapa kendala, seperti laporan yang bercampur dengan percakapan lain, kesulitan dalam pencarian data lama, serta belum tersedianya sistem penyimpanan data yang terpusat.
Berdasarkan permasalahan tersebut, dikembangkan aplikasi Mobile Evidence sebagai solusi untuk membantu proses pencatatan, penyimpanan, dan monitoring laporan kegiatan secara lebih efektif. Aplikasi ini dibangun menggunakan framework Flutter dengan dukungan layanan backend Supabase dan basis data PostgreSQL, sehingga memungkinkan proses pengelolaan dataย dilakukan secara real-time dan terintegrasi.
Aplikasi Mobile Evidence menyediakan berbagai fitur utama yang mendukung kebutuhan pelaporan kegiatan di lingkungan perusahaan. Fitur yang dikembangkan meliputi login dan registrasi pengguna, dashboard informasi, pembuatan laporan kegiatan, unggah foto evidence sebagai bukti pekerjaan, riwayat laporan, detail laporan, manajemen pengguna, profil pengguna, hingga fitur logout. Dengan adanya fitur-fitur tersebut, proses pelaporan yang sebelumnya dilakukan secara manual melalui media komunikasi kini dapat dilakukan melalui satu aplikasi yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik.

Dalam proses pengembangannya, metode Waterfall digunakan sebagai metode pengembangan sistem karena memiliki tahapan yang sistematis dan terstruktur. Tahapan yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), perancangan antarmuka pengguna (UI), implementasi aplikasi, hingga pengujian sistem. Melalui pendekatan tersebut, aplikasi berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang telah diidentifikasi selama proses observasi.
Untuk memastikan kualitas sistem yang dibangun, dilakukan pengujian menggunakan metode Black Box Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi dapat berjalan sesuai dengan fungsi yang dirancang. Proses login, pembuatan laporan, unggah foto evidence, pengelolaan data pengguna, hingga monitoring laporan berhasil dijalankan dengan baik tanpa kendala yang signifikan.
Melalui pengembangan aplikasi Mobile Evidence, proses pelaporan kegiatan Security dan Cleaning Service di PT PLN (Persero) ULP Randudongkal menjadi lebih efektif, terorganisir, dan mudah dipantau. Selain memberikan manfaat bagi perusahaan, proyek ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja nyata serta meningkatkan kompetensi di bidang pengembangan aplikasi mobile.

Kegiatan PKL ini menunjukkan komitmen Program Studi Informatika UPGRIS dalam menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri dan berkontribusi dalam pengembangan solusi teknologi informasi yang inovatif. Diharapkan aplikasi Mobile Evidence dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas dalam mendukung digitalisasi proses bisnis di lingkungan PT PLN (Persero).