Dian Puspitasari โ mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang, melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak pada Bidang Aplikasi Informatika (Aptika). Kegiatan magang berlangsung selama periode 27 Januari hingga 16 April 2026 sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di dunia kerja dan penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi.
Program magang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung proses pengembangan sistem informasi di lingkungan pemerintahan daerah. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa tidak hanya mempelajari alur kerja instansi, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas teknis yang berkaitan dengan analisis dan pengembangan aplikasi pemerintahan.
Belajar Langsung di Lingkungan Pengembangan Sistem Pemerintahan

Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) merupakan salah satu bidang strategis di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak yang berfokus pada pengembangan dan pengelolaan sistem informasi pemerintahan berbasis elektronik. Bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung implementasi layanan digital dan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.
Selama menjalani magang, mahasiswa mendapatkan pengalaman bekerja di lingkungan profesional yang berhubungan langsung dengan pengembangan aplikasi pemerintahan. Selain itu, kegiatan magang juga diikuti bersama mahasiswa lain dari Program Studi Informatika UPGRIS sehingga menciptakan suasana kerja kolaboratif selama proses pembelajaran di lapangan.
Pada tahap awal kegiatan, mahasiswa diberikan tugas untuk melakukan analisis terhadap aplikasi eksisting bernama Cengkraman Mata Elang (CME). Aktivitas tersebut meliputi analisis alur sistem, penyusunan flowchart, hingga pembuatan class diagram sebagai bagian dari dokumentasi teknis aplikasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman baru mengenai pentingnya dokumentasi sistem dalam mendukung pengembangan dan pemeliharaan aplikasi di lingkungan kerja profesional.
Berawal dari Permasalahan Pengelolaan Agenda Pimpinan
Selama proses observasi di lingkungan instansi, mahasiswa menemukan beberapa kendala dalam pengelolaan agenda pimpinan daerah. Salah satu permasalahan yang ditemukan yaitu data agenda kegiatan yang masih tercampur antara agenda mendatang, agenda yang sedang berlangsung, dan agenda yang telah selesai sehingga proses monitoring jadwal menjadi kurang efektif.
Selain itu, proses pengelolaan jadwal juga masih memiliki potensi benturan agenda antar pimpinan karena belum adanya sistem deteksi konflik jadwal secara otomatis. Pengaturan agenda publik dan agenda internal pimpinan juga dinilai masih perlu dikelola secara lebih terstruktur agar informasi dapat disampaikan sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.
Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, mahasiswa kemudian mengembangkan sebuah solusi digital berupa sistem berbasis web bernama SIAPIN-DEMAK (Sistem Informasi Agenda Pimpinan Kabupaten Demak).
Pengembangan SIAPIN-DEMAK sebagai Solusi Digital

SIAPIN-DEMAK dikembangkan sebagai sistem yang membantu pengelolaan agenda pimpinan Kabupaten Demak agar lebih efektif, terstruktur, dan mudah dipantau. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL dengan menerapkan metode pengembangan Waterfall.
Proses pengembangan dilakukan mulai dari tahap analisis kebutuhan sistem, perancangan basis data, desain antarmuka menggunakan Figma, implementasi fitur, hingga proses debugging dan pengujian sistem.
Salah satu fitur utama yang dikembangkan pada SIAPIN-DEMAK adalah filter status agenda otomatis yang mampu mengelompokkan agenda berdasarkan waktu real-time menjadi status mendatang, berlangsung, dan selesai. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat memantau agenda secara lebih cepat dan terorganisasi.
Selain itu, sistem juga dilengkapi fitur deteksi benturan jadwal (schedule collision detection) untuk membantu mengurangi risiko terjadinya jadwal kegiatan yang saling bertabrakan. Fitur lainnya yaitu pengaturan visibilitas agenda yang memungkinkan pemisahan antara agenda publik dan agenda internal pimpinan.
Melalui fitur-fitur tersebut, SIAPIN-DEMAK diharapkan mampu membantu staf Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) dalam mengelola agenda kegiatan secara lebih efisien dan akurat.
Pengalaman dan Pembelajaran Selama Magang

Kegiatan magang ini memberikan banyak pengalaman baru bagi mahasiswa, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Dari sisi teknis, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pengembangan sistem berbasis web, analisis sistem, pengelolaan basis data, serta implementasi logika pemrograman dalam aplikasi pemerintahan.
Sementara itu, dari sisi nonteknis, mahasiswa juga belajar mengenai pentingnya komunikasi profesional, kerja sama tim, manajemen waktu, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja di lingkungan instansi pemerintahan.
Pengalaman bekerja bersama mentor dan staf di Bidang Aplikasi Informatika turut memberikan wawasan baru mengenai bagaimana sebuah sistem informasi dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dan harus menyesuaikan dengan prosedur kerja yang berlaku di instansi pemerintah.
Wujud Sinergi Kampus dan Instansi Pemerintahan
Kegiatan magang ini menjadi bentuk sinergi positif antara Universitas PGRI Semarang dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi.
Melalui program magang seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi melalui pengembangan solusi digital yang bermanfaat bagi instansi pemerintahan.
Dengan semangat belajar dan kemampuan analisis yang terus berkembang, mahasiswa Informatika UPGRIS diharapkan mampu menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.