Muhammad Ammar Fayiz, mahasiswa Teknik Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), membuktikan bahwa program magang bukan sekadar kewajiban akademis. Kesempatan magangnya di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Kantor Cabang Pembantu Kawasan Industri Terpadu (KCP KIT) Batang, ia manfaatkan sepenuhnya untuk menghasilkan karya nyata yang berdampak langsung bagi perusahaan.
Terjun Langsung ke Dunia Kerja Profesional
BTN KCP KIT Batang melayani kebutuhan pembiayaan perumahan bagi masyarakat dan pengembang properti di kawasan industri Batang. Di sini, Ammar tidak sekadar mengamati, tapi juga dilibatkan langsung dalam koordinasi lintas divisi, memahami alur pelayanan nasabah, hingga mengidentifikasi kebutuhan nyata di lapangan.


Menemukan Masalah, Merancang Solusi
Ammar mendapati bahwa pemasaran properti mitra BTN masih bergantung pada brosur cetak dan informasi lisan tanpa platform digital terpusat. Calon nasabah pun kesulitan mengakses informasi properti secara lengkap. Kondisi ini mendorongnya merancang solusi berbasis teknologi informasi.
Platform Digital sebagai Kontribusi Nyata
Sebagai jawaban atas permasalahan tersebut, Ammar merancang dan mengembangkan sebuah platform web yang memungkinkan calon nasabah mengakses informasi properti secara lengkap mulai dari foto dan video hunian, hingga simulasi cicilan KPR berdasarkan harga, uang muka, dan tenor yang diinginkan. Platform ini juga dilengkapi manajemen pengguna berlapis untuk administrator, staf, dan developer properti, dengan antarmuka yang ramah pengguna sehingga dapat dioperasikan tanpa pelatihan teknis khusus. Hasilnya dipresentasikan langsung kepada pembimbing lapangan sebagai kontribusi nyata bagi digitalisasi pemasaran properti BTN Batang.

Dampak Lebih dari Sekadar Nilai
Melalui magang ini, Ammar memperoleh pengalaman kerja nyata di lingkungan BUMN nasional, mengasah kemampuan pengembangan sistem informasi berbasis web, sekaligus membangun jejaring profesional di dunia perbankan. Karya yang ia hasilkan pun menjadi portofolio akademis dan profesional yang membuktikan mahasiswa Informatika UPGRIS mampu menghadirkan solusi teknologi yang berdampak nyata bagi industri.