Memuat...

Mahasiswa Informatika UPGRIS Kembangkan Kompetensi Software Testing melalui Magang Industri di CV Nore Inovasi

Bintang Bradhiena Surya
Admin · 30 Jun 2026 · 29 views · MAGANG INDUSTRI
Penulis (Mahasiswa): Bagas Arjuna Wahyu (23670139) Dipublikasikan Oleh: Erna Rosalina pada 30 Jun 2026 02:04
Mahasiswa Informatika UPGRIS Kembangkan Kompetensi Software Testing melalui Magang Industri di CV Nore Inovasi

Semarang – Bagas Arjuna Wahyu, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dengan NPM 23670139, telah melaksanakan Program Magang Industri di CV Nore Inovasi pada periode 20 Januari 2026 hingga 20 April 2026. Selama mengikuti program magang, Bagas ditempatkan pada divisi Quality Assurance (QA) dan berkesempatan terlibat dalam proses pengujian dua proyek utama perusahaan, yaitu IONEST dan LOUD.

Pada tahap awal magang, Bagas mempelajari dan melakukan pengujian pada sistem IONEST (Integrated Nest Monitoring System), yaitu aplikasi berbasis web yang digunakan untuk memonitor dan mengelola operasional Rumah Burung Walet (RSB). Sistem ini memiliki berbagai fitur seperti pengelolaan data populasi dan petikan, manajemen perangkat (device), pengelolaan pengguna, serta pencatatan aktivitas operasional. Dalam proyek ini, Bagas mempelajari alur bisnis aplikasi, memahami struktur menu, melakukan penyusunan test case, menguji proses login, validasi hak akses pengguna (Role Based Access Control), pengujian data operasional, hingga memastikan log history dan audit trail berjalan sesuai fungsinya. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya kualitas data dan keamanan akses dalam sistem informasi berbasis web.

Setelah menyelesaikan pengujian pada IONEST, Bagas melanjutkan kegiatan magang pada proyek LOUD, sebuah sistem informasi yang digunakan untuk melakukan tracking pengiriman paket impor dari China ke Indonesia. Melalui proyek ini, Bagas mempelajari proses bisnis logistik secara menyeluruh, mulai dari proses input receipt, stuffing paket ke dalam container, delivery to Indonesia, arrival, unstuffing, hingga proses delivery to customer. Selain memahami alur bisnis tersebut, Bagas juga melakukan pengujian terhadap berbagai modul sistem seperti dashboard, receipt management, invoice, user management, master data, kategori barang, rekening, gudang, penyedia pengiriman, serta berbagai fitur lainnya untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai kebutuhan pengguna.

Sebagai Quality Assurance Tester, Bagas bertanggung jawab melakukan manual testing maupun automation testing pada kedua proyek tersebut. Dalam proses automation testing, Bagas menggunakan framework Playwright untuk membuat dan menjalankan automation script, melakukan debugging ketika terjadi error, memperbaiki locator, menangani timeout, hingga melakukan regression testing pada berbagai fitur aplikasi. Selain itu, Bagas juga menyusun dokumentasi hasil pengujian, membuat positive dan negative test case, serta melakukan evaluasi hasil testing bersama mentor sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas perangkat lunak.

Melalui keterlibatan pada proyek IONEST dan LOUD, Bagas memperoleh pengalaman nyata mengenai bagaimana sebuah aplikasi dikembangkan, diuji, dan dipastikan kualitasnya sebelum digunakan oleh pengguna. Program magang ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam bidang software testing dan automation testing, tetapi juga mengembangkan kemampuan analisis, problem solving, komunikasi, kerja sama tim, serta adaptasi terhadap budaya kerja di industri teknologi informasi.

Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Program Magang Industri di CV Nore Inovasi diharapkan dapat menjadi bekal bagi Bagas dalam menghadapi dunia kerja, sekaligus menjadi implementasi nyata dari ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang.

Tags: MAGANG INDUSTRI

Saran Baca Lanjut

Mahasiswa Informatika UPGRIS Laksanakan KKL di Bali

15 Sep 2025

Prodi Informatika UPGRIS Sambut Mahasiswa Baru Melalui POEMA 2025

30 Oct 2025