Batang, 10 Juni 2026. Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas lulusannya melalui berbagai terobosan strategis. Pada tanggal 8 Juni 2026, Ketua Program Studi Informatika UPGRIS, Bapak Bambang Agus Herlambang, M.Kom, bersama tim dari Lembaga Pengembangan dan Profesi (LPP) UPGRIS, melakukan kunjungan kerja penting ke wilayah Batang dan Pemalang. Kunjungan ini difokuskan pada upaya penjajagan kerja sama strategis untuk program magang kerja dan magang industri bagi mahasiswa, guna memastikan keselarasan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri masa kini.
Sinergi Strategis dalam Program Magang Berdampak
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari inisiatif Magang Berdampak: Langkah Strategis Menuju Dunia Kerja yang Relevan. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan. Dengan menggandeng Industropolis Batang serta PT. Daiwabo Garment Indonesia di Pemalang, Informatika UPGRIS berupaya memberikan akses bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke ekosistem industri profesional.

Manfaat bagi Mahasiswa Informatika UPGRIS
Melalui kerja sama ini, mahasiswa Informatika UPGRIS diharapkan dapat mengasah keterampilan teknis maupun non-teknis yang sangat dibutuhkan di era digital. Beberapa manfaat utama yang akan diperoleh mahasiswa meliputi:
- Pengalaman Kerja Nyata: Mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pemrograman, manajemen basis data, dan analisis sistem dalam skala industri yang sesungguhnya.
- Pemahaman Kebutuhan Industri: Mahasiswa akan lebih memahami alur kerja dan standar teknologi yang diterapkan oleh perusahaan besar.
- Pengembangan Soft Skills: Interaksi dengan para profesional di Industropolis Batang dan PT. Daiwabo Garment Indonesia akan memperkuat kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Membangun Lulusan yang Kompetitif dan Adaptif

Industropolis Batang, sebagai kawasan industri modern, menawarkan lingkungan yang sangat dinamis bagi pengembangan teknologi informasi. Sementara itu, PT. Daiwabo Garment Indonesia di Pemalang menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana sistem informasi terintegrasi dalam efisiensi operasional perusahaan manufaktur berskala global. Kerja sama ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global yang semakin kompleks.
Langkah nyata yang dilakukan oleh Program Studi Informatika UPGRIS ini menegaskan dedikasi kampus dalam mendukung program pemerintah terkait link and match pendidikan dengan industri. Dengan terus memperluas jaringan kemitraan, Informatika UPGRIS memastikan bahwa setiap mahasiswanya memiliki bekal yang cukup sebelum lulus, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan teknologi di Indonesia. Program magang industri ini menjadi bukti nyata bahwa Informatika UPGRIS selalu berupaya relevan dengan tuntutan zaman.