Memuat...

Kolaborasi Internasional: Mahasiswa NEUST Filipina di Informatika UPGRIS

B
Bintang Bradhiena Surya
Admin · 18 Mei 2026 · 51 views · TEKNOLOGI
Kolaborasi Internasional: Mahasiswa NEUST Filipina di Informatika UPGRIS

Kolaborasi Internasional: Mahasiswa NEUST Filipina di Informatika UPGRIS

Program internasionalisasi di Informatika UPGRIS kembali mencatatkan momen bersejarah dengan diselenggarakannya I-Engine IoT Class. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Filipina untuk mendalami teknologi masa depan bersama mahasiswa Informatika UPGRIS. Berlangsung pada tanggal 4 hingga 8 Mei 2026, kelas intensif ini fokus pada pengembangan solusi berbasis Internet of Things (IoT) yang solutif untuk permasalahan di kehidupan sehari-hari.

Proyek Inovatif Hasil Kolaborasi

Selama lima hari, para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok untuk merancang dan mempraktikkan proyek IoT. Setiap kelompok berhasil menunjukkan kreativitas serta kemampuan teknis yang luar biasa dalam mengimplementasikan sensor dan mikrokontroler. Berikut adalah daftar proyek yang dihasilkan:

  • Group 1 - Smart Water Tank Monitor: Dikembangkan oleh Mark Lorenz A. Pedines, Mark Albert P. Mactal, Jeanne Paula N. Cruz, dan Aira Jeannel B. De Leon. Proyek ini berfokus pada pemantauan otomatis level air untuk efisiensi penggunaan sumber daya.
  • Group 2 - Smart Canopy System: Dikerjakan oleh Excelligenius Beinstein L. Labiano, Ricardo Andrei S. Sarangaya, dan Kaith Angelyn DS. Bragais. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi cuaca secara otomatis agar kanopi dapat terbuka atau tertutup sendiri.
  • Group 3 - Vibration Detection System: Disusun oleh Kenneth T. Lopez, Frances Dale Capulong, dan Zeykha Le Anne Fernandez. Sistem ini berfungsi untuk memonitor getaran pada struktur bangunan guna meningkatkan aspek keamanan dan mitigasi bencana.

Bimbingan dan Pendampingan Intensif

Keberhasilan program I-Engine IoT Class ini tidak lepas dari bimbingan dosen ahli, Noora Qotrun Nada, S.T., M.Eng., yang memberikan arahan teknis dan konseptual. Selain itu, proses pembelajaran juga didukung penuh oleh mahasiswa Informatika berprestasi dari UPGRIS, yaitu Tedy Firmansyah, Fatih Durotul Jannah, dan Bintang Bradhiena Surya, yang berperan aktif sebagai mentor lapangan bagi para peserta.

Review Program dan Harapan Masa Depan

Ibu Noora Qotrun Nada menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para peserta. Menurut beliau, mahasiswa NEUST memiliki antusiasme yang tinggi dan adaptasi yang cepat dalam menguasai teknologi IoT yang kompleks. Sinergi antara mahasiswa UPGRIS dan NEUST terjalin dengan sangat baik, menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif dan menyenangkan.

 

Salah satu peserta asal NEUST, Mark Lorenz A. Pedines, mengungkapkan kesan positifnya: "Pengalaman belajar di Informatika UPGRIS sangat berharga. Saya mendapatkan wawasan baru tentang IoT dan bagaimana menerapkannya secara praktis. Fasilitas di sini sangat mendukung dan rekan-rekan mahasiswa UPGRIS sangat membantu kami dalam menyelesaikan proyek Smart Water Tank Monitor."

Melalui penyelenggaraan I-Engine IoT Class ini, Informatika UPGRIS semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang berwawasan global. Diharapkan, kolaborasi internasional ini dapat terus berlanjut di masa depan, memperkuat jaringan akademik dan inovasi di bidang teknologi informasi.

Tags: iot mahasiswa informatika upgris kolaborasi proyek filipina internasional neust belajar

Saran Baca Lanjut

Mahasiswa Informatika UPGRIS Laksanakan KKL di Bali

15 September 2025

Prodi Informatika UPGRIS Sambut Mahasiswa Baru Melalui POEMA 2025

30 Oktober 2025

Artikel Terkait

Peluang Karir di Dunia IT: Panduan Sukses Lulusan Informatika UPGRIS

18 Mei 2026

Mengenal IoT (Internet of Things) dan Contoh Implementasinya

18 Mei 2026

Mengenal Cloud Computing dan Peluang Kariernya di Era Digital

18 Mei 2026

Mengenal Perbedaan Frontend, Backend, dan Fullstack Developer

18 Mei 2026

Tren Cyber Security yang Wajib Dipahami Mahasiswa Informatika UPGRIS

18 Mei 2026